Pengertian IMT
IMT merupakan perbandingan antara
berat badaan dengan tinggi badan kuadrat .
Cara
pengukuran adalah :
Contoh perhitungan berat badan ideal dengan IMT
Misalkan ada
seseorang dengan tinggi 165 cm memiliki berat badan 73 kg. Apabilah kita ingin
menghitung IMT orang tersebut ,maka berikut ini adalah proses perhitungan:
Berat badan = 67 kg
Tinggi badan
=165=1,65
IMT= Berat Badan
/ (Tinggi Badan x Tinggi Badan ) = 67/(1,65x1,65)
IMT= 24,6
Tabel 1.1
Kelemahan penggunaan IMT
Penggunaan IMT
mempunyai kelemahan dalam menetukan obesitas. Kita tahu bahwa obesitas adalah
kelebihan lemak tubuh. IMT hanya mengukur berat badab dan tinggi badan .
kelebihan berat badan tidak selalu identik dengan kelebihan lemak. Berat badan
terdiri dari lemak,air,mineral misalnya pada olahragawan biasa memiliki
komposis lemak tubuh relatif rendah dan komposisi otot nya tinggi . pada orang
sangat aktif IMT yang tinggi tidak berati kelebihan lemak atau bukan obes.
Kelebihan penggunaan IMT
1.Biaya yang diperlukan tidak mahal
2.Untuk mendapatkan nilai pengukuran,hanya diperlukan data berat badan dan tinggi badan
seseorang.
3.Mudah dikerjakan dan hasil bacaan adalah sesuai nilai standar yang telah dinyatakan pada
tabel IMT.
sumber : www.depkes.go.id
Nama kelompok :
Naila Fusha
Titin Irawati
Atikah Mila Febrianingrum
Malidahusna
Ganang Bagus Tri Wibowo